Oct 13, 2011

Past, Future, and Present


Hari Kemarin (Past)
Kamu tidak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi kan? Kamu tidak bisa menarik perkataan yang telah terucap, kamu tidak mungkin lagi menghapus kesalahan kemarin dan juga mengulangi kegembiraan yang kamu rasakan kemarin, kecuali mengingatnya. Biarkan hari kemarin lewat, lepaskan saja, dan relakan semuanya yang telah terjadi.

Hari Esok (Future)
Hingga mentari esok hari terbit, kamu tidak akan tahu apa yang akan terjadi kan? Kamu tidak bisa melakukan apa-apa esok hari, kamu tidak mungkin sedih atau ceria di esok hari, dan hari ini. Hari esok belum tiba, biarkan sajalah.

Yang Ada Kini Hanyalah, Hari Ini (Present)
Pintu masa lalu telah tertutup, pintu masa depan pun belum tiba, pusatkan diri kamu buat hari ini sajalah, kita dapat mengerjakan banyak hal hari ini. Jika kamu mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan hari esok, hiduplah untuk hari ini. Karena masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit, hiduplah apa adanya, karena yang ada sekarang hanyalah hari ini. Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat, meski mereka berlaku buruk pada kamu. Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini, karena mungkin besok cerita sudah berganti. Ingatlah kalau kamu menunjukkan penghargaan pada orang lain, itu bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapa diri kamu sendiri. Jangan biarkan masa lalu mengekangmu ataupun, masa depan membuatmu bingung, lakukan saja yang terbaik hari ini. Karena kita masih punya kesempatan untuk melakukannya.

Hey Mom!


Ini adalah mengenai Nilai Kasih Ibu dari seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia memberikan sekeping kertas yang bertulis sesuatu. Si ibu segera membersihkan tangan, lalu menerima kertas yang diberikan oleh si anak dan membacanya.
Ongkos upah membantu ibu:
1) Membantu pergi ke warung Rp 20.000
2) Menjaga adik Rp 20.000
3) Membuang sampah Rp 5.000
4) Membereskan tempat tidur Rp 10.000
5) Menyiram bunga Rp 15.000
6) Menyapu halaman Rp 15.000
Jumlah Rp 85.000
Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya berbinar-binar. Si ibu mengambil pena dan menulis sesuatu dibelakang kertas yang sama.
1) Ongkos mengandungmu selama 9 bulan GRATIS
2) Ongkos berjaga malam karena menjagamu GRATIS
3) Ongkos air mata yang menetes karenamu GRATIS
4) Ongkos khawatir karena selalu memikirkan keadaanmu GRATIS
5) Ongkos menyediakan makan, minum, pakaian, dan keperluanmu GRATIS
Jumlah keseluruhan Nilai Kasihku GRATIS
Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, "Aku Sayang Ibu". Kemudian si anak mengambil pena dan menulis sesuatu di depan surat yang ditulisnya "Telah Dibayar".
Mother is the best super hero in the world

Hahahahahahahaa ini tuh gue copas dari Friendster (gila ya gue masih aja buka-buka FS). Ya gapapa lah mengenang sesuatu yang lawas hihihihihihihihihiiii :D
Sama cerita ini tuh kelakuan gue banget ke nyokap :(( malah gue sering nambah-nambahin harganya hehehehee jahat ya gue masya Allah. Kalo aja nyokap gue tau kenyataannya gimana pasti dia kecewa banget sama gue. Tapi kelakuan gue kaya gini susah banget buat diilanginnya. Tapi yang jelas gue kaya gitu kalo uang gue bener-bener abis ko. Kalo uang gue masih ada yaaaa semua keperluan gue, gue bayar sendiri entar kalo udah abis uang gue baru gue minta. Gitu loh masbro mbakbro ceritonyo :DD

ini loh foto mamaku sayang dan diriku
hahahahahahahahaa gue inget banget nih foto di ambil pas bulan Agustus tahun 2008. wakakakakakakakakakakk giling gue masih muda dan cuplis banget -__-
tapi yang jelas, yang gue bisa bilang sama nyokap gue adalah kata-kata yang lebih dari sekedar kata sayang. dan gue selalu berusaha buat jadi cewe yang paling terbaik yang dia punya, sama kaya dia milikin gue sebagai anak cewe satu-satunya :))

10 Racun Psikolog dalam Diri

Racun Pertama: Menghindar
Gejalanya lari dari kenyataan, mengabaikan tanggung jawab, padahal dengan melarikan diri dari kenyataan kita hanya akan mendapatkan kebahagiaan semu yang berlangsung sesaat.
Antibodinya realitas. Caranya berhentilah menipu diri. Jangan terlalu serius dalam menghadapi masalah karena rumah sakit jiwa sudah dipenuhi pasien yang selalu mengikuti kesedihannya dan merasa lingkungannya menjadi sumber frustasi. Jadi, selesaikan setiap masalah yang dihadapi secara tuntas dan yakinilah bahwa segala sesuatu yang terbaik selalu harus diupayakan dengan keras.
 
Racun Kedua: Ketakutan
Gejalanya tidak yakin diri, tegang, cemas yang antara lain bisa disebabkan kesulitan keuangan, konflik perkimpoian, kesulitan seksual.
Antibodinya keberanian. Caranya hindari menjadi sosok yang bergantung pada kecemasan. Ingatlah 99% hal yang kita cemaskan tidak pernah terjadi. Keberanian adalah pertahanan diri paling ampuh. Gunakan analisis intelektual dan carilah solusi masalah melalui sikap mental yang benar. Kebenarian merupakan merupakan proses reedukasi. Jadi, jangan segan mencari bantuan dari ahlinya, seperti psikiater atau psikolog.

Racun Ketiga: Egoistis
Gejalanya nyiyir, materialistis, agresif, lebih suka meminta daripada memberi.
Antibodinya bersikap sosial. Caranya jangan mengeksploitasi teman. Kebahagiaan akan diperoleh apabila kita dapat menolong orang lain. Perlu diketahui orang yang tidak mengharapkan apapun dari orang lain adalah orang yang tidak pernah merasa dikecewakan.
 
Racun Keempat: Stagnasi
Gejalanya berhenti satu fase, membuat diri kita merasa jenuh, bosan, dan tidak bahagia.
Antibodinya ambisi. Caranya teruslah bertumbuh, artinya kita terus berambisi di masa depan kita. Kita akan menemukan kebahagiaan dalam gairah saat meraih ambisi kita tersebut.

 
Racun Kelima: Rasa Rendah Diri
Gejalanya kehilangan keyakinan diri dan kepercayaan diri serta merasa tidak memiliki kemampuan bersaing.
Antibodinya keyakinan diri. Caranya seseorang tidak akan menang bila sebelum berperang yakin dirinya akan kalah. Bila kita yakin akan kemampuan kita, sebenarnya kita sudah mendapatkan separuh dari target yang ingin kita raih. Jadi, sukses berawal pada saat kita yakin bahwa kita mampu mencapainya.
 
Racun Keenam: Narsistik
Gejalanya kompleks superioritas, terlampau sombong, kebanggaan diri palsu.
Antibodinya rendah hati. Caranya orang yang sombong akan dengan mudah kehilangan teman, karena tanpa kehadiran teman, kita tidak akan bahagia. Hindari sikap sok tahu. Dengan rendah hati, kita akan dengan sendirinya mau mendengar orang lain sehingga peluang 50% sukses sudah kita raih.
 
Racun Ketujuh: Mengasihani Diri 

Gejalanya kebiasaan menarik perhatian, suasana yang dominan, murung, menghujam diri, merasa menjadi orang termalang di dunia.
Antibodinya sublimasi. Caranya jangan membuat diri menjadi neurotik, terpaku pada diri sendiri. Lupakan masalah diri dan hindari untuk berperilaku sentimentil dan terobsesi terhadap ketergantungan kepada orang lain.

Racun Kedelapan: Sikap Bermalas-malasan 

Gejalanya apatis, jenuh berlanjut, melamun, dan menghabiskan waktu dengan cara tidak produktif, merasa kesepian.
Antibodinya kerja. Caranya buatlah diri kita untuk selalu mengikuti jadwal kerja yang sudah kita rencanakan sebelumnya dengan cara aktif bekerja. Hindari kecenderungan untuk membuat keberadaan kita menjadi tidak berarti dan mengeluh tanpa henti.
 
Racun Kesembilan: Sikap Tidak Toleran
Gejalanya pikiran picik, kebencian rasial yang picik, angkuh, antagonisme terhadap agama tertentu, prasangka religius.
Antibodinya kontrol diri. Caranya tenangkan emosi kita melalui seni mengontrol diri. Amati mereka secara intelektual. Tingkatkan kadar toleransi kita. Ingat bahwa dunia diciptakan dan tercipta dari keberagaman kultur dan agama.
 
Racun Kesepuluh: Kebencian
Gejalanya keinginan balas dendam, kejam, bengis.
Antibodinya
cinta kasih. Caranya hilangkan rasa benci. Belajar memaafkan dan melupakan. Kebencian merupakan salah satu emosi negatif yang menjadi dasar dari rasa ketidakbahagiaan. Orang yang memiliki rasa benci biasanya juga membenci dirinya sendiri karena membenci orang lain. Satu-satunya yang dapat melenyapkan rasa benci adalah cinta. Cinta kasih merupakan kekuatan hakiki yang dapat dimiliki setiap orang.

Simpanlah paket tiket untuk perasaan tidak bahagia dan mengaculah pada paket tiket ini saat kita sedang mengalami rasa depresi dan tidak bahagia. Gunakan sebagai sarana pertolongan pertama dalam kondisi mental gawat darurat demi terhindar dari ketidakbahagiaan berlanjut pada masa mendatang.